Pique, Ramos dan Bek Kelas Dunia yang Puji Kehebatan Cristiano Ronaldo

45 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Pique, Ramos dan Bek Kelas Dunia yang Puji Kehebatan Cristiano Ronaldo - Cristiano Ronaldo sebetulnya kalah di dalam perebutan Ballon d'Or berasal dari bintang Barcelona Lionel Messi terhadap th. ini. Taruhan Bola Kendati demikian, kehebatan bintang Juventus itu masih belum memudar.

Pique, Ramos dan Bek Kelas Dunia yang Puji Kehebatan Cristiano Ronaldo

Satu di pada buktinya adalah sundulan fenomenalnya selagi Juventus menundukkan Sampdoria 2-1 di Serie A pekan lalu. Cristiano Ronaldo mampu melompat sampai setinggi 2,56 meter selagi menyundul bola yang berujung gol tersebut. Itu perlihatkan kondisi fisiknya masih terlalu prima.

Pada musim ini, dia mencetak 10 gol di dalam 14 laga Serie A bersama Juventus. Catatan selanjutnya tak tidak baik untuk pemain yang dapat merayakan lagi th. ke-35.

Namun, Ronaldo sejatinya sudah tak wajib perlihatkan apa pun. Dia sudah menyandang standing sebagai tidak benar satu pemain terbaik di dunia berkat rentetan prestasinya di level negara maupun klub sepanjang ini. Tak ada yang mampu membantahnya.

Dia sudah perlihatkan kehebatannya bersama Timnas Portugal, dan juga di level klub bersama Juventus, Real Madrid, dan termasuk Manchester United.

Kehebatan Cristiano Ronaldo termasuk diakui oleh bek-bek papan atas dunia. Mereka tak dapat pernah puas jika wajib berhadapan bersama pemain berkebangsaan Portugal tersebut.

Gerard Pique dan Cristiano Ronaldo pernah satu tim di Manchester United sebelum menjelma menjadi rival di Barcelona dan Real Madrid. Kedua klub raksasa Spanyol itu sebetulnya rival klasik, supaya persaingan sengit tak terelakkan.

Pique pernah memuji Ronaldo lebih dari satu pekan sebelum mantan penyerang Real Madrid itu memenangi Ballon d'Or 2014. Saat itu, Ronaldo sukses menang back to back setelah Lionel Messi pada mulanya menyabetnya empat kali beruntun.

"Cristiano adalah mesin sempurna, pekerja keras yang selamanya mendambakan menaikkan performanya," kata Pique kepada majalah Voetbal.

"Dia menuntut banyak terhadap dirinya sendiri, sesuatu yang dia perlihatkan di Manchester United. Tapi, perihal yang paling mengejutkan adalah Lionel Messi memenangi empat Ballon d'Or beruntun dan Cristiano masih terus melaju dan mempunyai kebolehan untuk mengalahkannya," imbuh bek Barcelona tersebut.

Jerome Boateng termasuk melabeli Ronaldo sebagai sebuah mesin. Dia menggunakan julukan selanjutnya menjelang duel semifinal Liga Champions 2017-2018 pada Bayern Munchen melawan Real Madrid.

"Kami hanya mampu menghentikan Cristiano Ronaldo sebagai sebuah tim. Untuk urusan mencetak gol, dia layaknya mesin. Anda tak mampu mematikannya bersama sepenuhnya. Dia selamanya mempunyai kesempatan di pertandingan dikarenakan larinya dan pemilihan waktunya yang luar biasa," kata Boateng kepada Kicker.

"Permainan Real Madrid berbasis di sekitarnya. Sangat perlu bagi kami memberinya ruang sesedikit mungkin."

Boateng dan Bayern Munchen sukses mencegah Ronaldo mencetak gol di dalam dua leg, tetapi selamanya kalah bersama agregat 3-4.

Mantan rekan Ronaldo di Real Madrid, Sergio Ramos, pernah hadapi tantangan meladeninya tiap tiap hari di sesi latihan. Dia termasuk pernah berhadapan dengannya di Piala Dunia 2018 ketika Portugal hadapi Spanyol. Saat itu Ramos tak berdaya mencegah Ronaldo mengukir hattrick.

Namun, Ramos mengaku terlalu puas mempunyai Ronaldo di di dalam timnya. Menurutnya, Real Madrid menjadi lebih baik bersama Kedatangan Ronaldo.

"Nomor 7 kami adalah striker yang tak pernah kali lihat sebelumnya. Dia sudah menjadi legenda dan dapat selamanya diingat sebagai tidak benar satu pemain terbaik di dalam peristiwa sepak bola," kata Ramos kepada Telefoot.

"Cristiano Ronaldo mempunyai peran terlalu perlu di tim dan tiap tiap orang menghargainya," sambung Ramos.

Mats Hummels mempelajari type bermain Ronaldo bersama detail menjelang laga Bayern Munchen kontra Real Madrid di Liga Champions terhadap musim 2017-2018. Dia paham wajib mengupayakan menghentikannya.

"Saya lihat lebih dari satu laga tim-tim besar dan secara umum tertarik bersama sepak bola internasional. Anda dapat lihat lebih dari satu perihal di sana," kata Hummels kepada Bild.

"Dalam lebih dari satu th. paling akhir Ronaldo sudah merubah type bermainnya. Belakangan ini dia tak terlalu dominan, tetapi lebih fokus terhadap penyelesaian akhir dan gol-gol."

"Dia adalah striker terbaik di dunia, dikarenakan mampu mencetak gol bersama langkah apa pun," imbuh Hummels.

Tags: #Cristiano Ronaldo

Leave a reply "Pique, Ramos dan Bek Kelas Dunia yang Puji Kehebatan Cristiano Ronaldo"

Author: 
    author